Cari Blog Ini

Minggu, 15 November 2009

Testimony

Mulut Mencong Akibat Stroke

Saya seorang ibu rumah tangga berusia 67 tahun. Saya sudah 2 tahun menderita diabetes dan kelumpuhan pada wajah sebelah kiri sehingga mulut saya jadi mencong.Lutut sering sakit serta ada juga batuk dan nyeri di dada. Selama ini saya sering mengkonsumsi obat-obatan.
Kemudian pada suatu hari saya disarankan oleh anak saya mengkonsumsi Hyperglycemia High Calcium Powder yang diminum sebungkus per hari. Lalu, disarankan juga mengkonsumsi Chitin capsules 2 x 2 kapsul per hari dan Muncord 2 x 2 kapsul per hari. Saya disarankan melakukan terapi Acupoint tiga kali seminggu.
Saya minum terus produk tersebut setelah dua minggu mengkonsumsi produk dan melakukan terapi, wajah saya sudah normal kembali, lutut tidak sakit lagi serta batuk dan nyeri dada hilang. Setelah tiga minggu gula darah saya sudah kembali normal lewat pemeriksaan urin dan saya sudah beraktifitas seperti biasanya.
(Ny. J. Papilaya, Ambon)

Terserang Stroke di Usia Muda

Stroke tidak hanya menyerang orang lanjut usia saja. Kenyataannya Riki Citra yang masih berusia 24 tahun tiba-tiba saja terserang stroke. Suatu hari pada tahun 2006, Riki baru selesai sholat Maghrib di mushola tiba-tiba jatuh.
Awalnya, oleh keluarga, Riki dianggap kelelahan karena sibuk kerja dan kuliah. Tetapi, hasil pemeriksaan di rumah sakit terdeteksi adanya pendarahan di kepala bagian kanan yang mengakibatkan kelumpuhan anggota badan bagian kiri.
Riki divonis stroke sehingga harus dirawat di rumah sakit. Setelah sembilan hari dirawat dokter yang menangani menyarankan Riki untuk di operasi. Tetapi, karena harus mengeluarkan biaya Rp. 70 juta, maka pihak keluarga tidak mengikuti saran tersebut.
Oleh ayahnya Riki dibawa ke pengobatan tradisional di daerah Subang. Tetapi, usaha tersebut tidak membuahkan hasil yang berarti. Sampai suatu ketika Riki dianjurkan mengkonsumsi Grape Extract, oleh teman ayahnya. Grape Extract dikonsumsi dengan dosis 1 x 1 kapsul per hari selama dua minggu berturut-turut. Dengan biaya sekitar Rp. 500.000, kesehatan mahasiswa Universitas Jayabaya ini pun mengalami kemajuan yang nyata. Kini, Riki sudah bisa berjalan kembali, bahkan ia dapat mengelola kios HP di dekat rumahnya.
(seperti yang diceritakan Soetripno Wijaya kepada Award News)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar